Senin, 26 Februari 2018

Sunan At Tirmidzi jilid 2, IAIN SURAKARTA

Nama : An Nisaa’
Nim : 175231056
Perbankan Syari’ah 2B
Iain Surakarta




SUNAN AT-TIRMIDZI JILID II

Mencari sebuah kitab hadist terjemah dan aslinya sangat menyusahakan ditambah belum pernah melihat seperti apa kitab hadist asli seperti apa, pertama mencari kitab terjemahannya terlebih dahulu, lalu mencari kitab aslinya. Bingung itu jelas, cara mencari kitab nya pun juga tidak bisa. Setelah lama mencari, dan bertanya kepada orang yang ada diperpustakaan akhirnya menemukan kitab asli yaitu kitab hadist Sunan At Tirmidzi.
            Kitab Hadits karya Imam Al Hafizh Abu Isa Muhammad bin ‘Isa bin Surah At Tirmidzi yang berjudul Sunan At Tirmidzi Jilid II ini berukuran panjang 23cm dan tebalnya 5cm, 322 halaman. Dalam kitab nya At-Tirmidzi membagi menjadi 4 jilid kitab. Dalam kitab asli hanya ada bahasa Arab dari depan sampai belakang buku.
            Ada banyak penerjemah yang menerjemahkan Kitab karya At Tirmidzi ini, salah satunya diterjemahkan oleh Drs. H. Moh Zuhri, Dipl, Tafl, dkk. Diterbitkan oleh CV. Asy-Syifa’ Semarang. Cetakan pertama kitab ini pada Oktober 1992. Yang terdiri dari 10 bab pokok dan teridiri dari beberapa sub bab. Dalam kitab ini membahas tentang Puasa sampai dengan Had. Dalam kitab terjemah ini sedikit berbeda dengan kitab aslinya walaupun didalamnya sama-sama menjelaskan tentang hal yang sama dan ada bahasa arabnya, dalam kitab terjemahan bahasa arabnya hanya ada hadist nya saja, sedangkan Bahasa Indonesia-nya untuk arti dari hadist.
Bab pertama membahas tentang Puasa dari Rasulullah SAW, Haji dari Rasulullah SAW, susunan,Thalaq dan Il’an dari Rasulullah SAW, jual beli dari Rasulullah SA, hukum dari Rasulullah SAW, diyat (tebusan)  dari Rasulullah SAW, hudud (hukuman ) dari Rasulullah SAW,nikah dari Rasulullah SAW, dan bab terakhir tentang Jenazah dari Rasulullah SAW. Dalam kitab terjemah banyak arti-arti dari kitab asli yang ditulis Abu isa.
Berikut ini adalah salah satu hadist dari kitab Sunan At Tirmidzi jilid II tentang tidak boleh mendahului bulan ramadhan dengan puasa.

Abu isa nama panggilan At Tirmidzi, lahir di tahun 209 Hijriyah. Beliaumenuntut ilmu sedari masih kecil. Abu Isa mempunyai beberapa guru yaitu Ishaq bin Rahawaih, Imam Muslim, dan Imam Bukhari. Imam Bukhari adalah sosok guru yang menginspirasi terhadap Abu Isa beliau yang mengajarkan tentang ilmu hadist. Ini beberapa hasil karya nya Al ‘ilal dan Al Jami (Sunan At-Tirmidzi) kitab ini adalah yang paling berpengaruh atau yang paling bermanfaat.
Beliau mengalami sakit mata atau kebutaan pada masa tua, banyak yang mengatakan beliau buta dari lahir, tetapi itu salah. Beliau Buta karena seringnya bepergian jauh untuk mencari ilmu. Beliau wafat pada senin 13 rajab tahun 279 hijriyah dalam usia 70 tahun.
Refleksi:
Kitab Sunan At Tirmidzi adalah kitab pertama yang saya buka dan saya pahami, terdapat banyak kekurangan dan kelebihan dari kitab asli maupun kitab terjemahan. Dalam kitab asli, banyak tulisan arab yang hilang, dan banyaknya arab gundul yang sulit untuk dipahami untuk orang awam seperti saya. Sedangkan dalam kitab terjemahan banyak bacaan-bacaan yang terbalik, kertas yang digunakan juga kurang bagus kualitasnya. Akan tetapi dengan adanya kitab terjemahan tidak perlu pusing untuk menerjemahkan sendiri kitab asli. Kita tinggal melihat saja apakah sudah sama antara kitab asli dan terjemahan.

  

Minggu, 04 Februari 2018

pendekatan studi islam dalam teori dan praktek

Nama : An Nisaa’
Nim : 175231056
Kelas : 2B
Nama penulis  : DR.H.M.ATHO MUDZHAR
Judul Buku      : Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek
Tahun Terbit    : 2011
Penerbit           : Pustaka Pelajar
Kota Terbit      : Yogyakarta
PENDEKATAN STUDI ISLAM DALAM TEORI DAN PRAKTEK
DR. H.M.ATHO MUDZHAR

BAB I
ISLAM SEBAGAI SASARAN STUDI DAN PENELITIAN
Ilmu yang membahas tentang hukum alam yang terjadi atau keteraturan-keteraturan dari alam. Sedangkan, Ilmu alam  bersifat mencari kesalahan yang berulang dari sebuah gejala-gejala alam, lalu diangakat menjadi teori, hukum.
Yang dimaksud islam sebagai wahyu adalah Allah menyampaikan wahyu yang berupa al-Quran dan Hadis lewat nabi Muhammad. Karena masih banyak umat Islam yang mempermasalahkan penafsiran hadist, jadi banyak metode untuk mencari bukti dari Hadis dari metode yang dilakukan secara pribadi dan secara berkelompok. Sama seperti al-Quran yang membutuhkan studi mendalam, dalam hadis pun usaha ini perlu dilakukan juga. Seperti hadis yang dibukukan dalam kitab-kitab fikih juga menjadi persoalan, semua itu menjadi pertanyaan yang perlu dikaji menggunakan studi dalam bidang Hadist.
Dalam meneliti agama yang pertama diteliti adalah persoalan mengamati perilaku, mental dan proses mental manusia secara alamiah. Yang  kedua adalah isi naskah atau sumber-sumber ajaran agama,s esuatu dapat dikatakan ilmu apabila dapat diukur dan dibuktikan.  Dalam penelitian ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu masyarakat dalam pemikiran keagamaan dikarenakan banyaknya adat dan budaya maka pemikiran masyarakat sangat berpengaruh. Lalu adalah perbedaan geografi dan wilayah juga bisa mempengaruhi, dan bisa dijadikan sasaran penelitian. Yang ketiga adalah interaksi anatara pemeluk suatu agama dengan pemeluk agama lainnya. . Ilmu budaya tidak berulang sifatnya melainkan mempunyai keunikan sendiri. Ilmu alam dan ilmu budaya masih berkaitan dengan ilmu sosial karena ilmu sosial masih bisa dibuktikan kembali kebenarannya.

Berbagai macam produk sejarsh seperti teologi syi’ah, konsep khulafah rasyidin, seluruh bangunan sejarah islam era klasik, tengah, dan modern. Ada pula sejarah politik, ekonomi,sosial dan masih banyak lagi salah satunya adalah masjid di Jawa yang mempunyai banyak kesamaan dengan bentuk pagoda, karena semua itu perlu dijadikan sasaran penelitian.

BAB 2
METODOLOGI PENELITIAN AGAMA PEMBEDAAN PENELITIAN AGAMA DAN KEAGAMAAN
Untuk ilmu agama lebih baik menggunakan metode penelitian yang terbuka karena adanya ushul fiqh dalam hukum agama Islam dan ilmu mustahal hadis adalah metode yang menilai ketepatan kekuatan sabda-sabda nabi Muhammad SAW. Sedangkan ilmu keagamaan sebaiknya menggunakan ilmu sosial karena sasarannya adalah agama sebagai ilmu sosial yang baru dirintis dan belum banyak pengalaman. Banyak para ahli yang mendebatkan apakah agama dan keagamaan bisa diteliti. Salah satu ahli yang mengemukakan tentang agama dan keagmaan dapat dijadikan sasaran penelitian, karena agama sebagai doktrin sedangkan keagamaan sebagai ilmu sosial. Ilmu agama lebih bersifat penelitian budaya sedangkan penelitian keagamaan bersifat sosiologis dan belum mencerminkan arti penelitian agama. Perbedaan tersebut dapat membedakan jenis metode penelitian yang diperlukan.
Teori tidak perlu digunakan dalam penelitian ilmu sosial. Karena penelitian itu harus melahirkan sebuah teori, bukan menggunakan teori sebagai bahan penelitiannya bahkan menggunakannya sebagai sebuah studi pendekatan juga tidak bisa apabila hanya menggunakan satu studi pendekatan karena mendapatkan penemuan yang cenderung sempit. Banyak orang mengemukakan ilmu sosial lebih dekat dengan ilmu alam dan ilmu budaya, kaum peneliti cenderung meletakkan ilmu sosial lebih dekat dengan ilmu budaya karena tingkah laku sosial  yang selalu mengacu pada aturan tingkah laku atau kebiasaan yang sering dilakukan masyarakat.
Mereka lebih memilih menggunakan studi lapangan sedangkan teori digunakan untuk tolok ukur sebuah penelitian untuk membatasi pengertian-pengertian yang dikumpulkan. Penelitian agama yang menggunakan metode budaya bisa dilakukan menggunakan berbagai cara seperti studi naskah, studi langsung, dan studi pemikiran
Grounded research adalah salah salah satu cara yang dapat digunakan untuk penelitian agama. Ada tiga pokok yang menjadi ciri grounded research :
1.      Adanya data yang menjelaskan sebuah sebab akibat sehingga membentuk suatu sistim secara utuh.
2.      Adanya tujuan untuk merumuskan sebuah teori
3.      Menggunakan analisis pembandingan agar dapat digunakan oada tiap kategori.
Kelemahannya adalah sulit untuk mencari kapan penelitian harus berhenti. pendekatan yang digunakan bisa gagal karena adanya data yang baru masuk. Kekuatannya adalah data yang diterima lebih mendalam karena penelitian dilakukan secara langsung ke lapangan.  Salah satu contoh yang menggunakan metode grounded research adalah masjid dan bakul keramat.

BAB 3
PENYUSUNAN DESAIN PENELITIAN AGAMA

Desain penelitian agama sebagai gejala budaya mengandung unsur-unsur sebagai berikut :
1.      Perumusan masalah dalam penelitian
2.      Menjabarkan sebuah masalah penelitian
3.      Memahami kegunaan dan perubahan secara drastis sebuah penelitian
4.      Metode-metode dalam pengumpulan data
5.      Rencana penyusunan laporan penelitian
Penelitian agama bisa menggunakan beberapa desain penelitian baik yang bisa digunakan dalam penelitian budaya maupun penelitian sosial.

BAB 4
TEORI-TEORI TENTANG JATUHNYA DAULAT BANI UMAYYAH DAN BANGKITNYA DAULAT BANI ABBASIYYAH

Jatuhnya daulat bani ummayah pada tahun 750M dan bangkitnya daulat bani abbasiyah sangat menarik perhatian. Banyak yang mengemukakan bahwa itu adalah suatu revolusi dalam arti yang sebenarnya.
Pada zaman kedaulatan bani abbasiyyah sering disebut juga masa keemasan agama islam atau puncak kejayaan agama islam,karena semakin melebarnya ajaran-ajaran islam, dan semakin banyak nya ilmu-ilmu tentang agama islam berkembang seperti ilmu kalam, dll. Pada masa sebelum revolusi ideologi sangat dikritik keras oleh masyarakat karena kelalaiannya dalam lembaga-lembaga sosial, lalu ada juga tentang pengkritikan kaum intelektual dan juga revolusi tidak hanya dipelopori oleh kaum bawah melainkan juga dari kaum penguasa.
Teori-teori tentang kebangkitan bani abbasiyah ada beberapa macam yang pertama teori pengelompokan kebangsaan, kedua teori pengelompokan atas dasar paham keagamaan dan yang ketiga adalah pengelompokan tentang kesukuan dalam teori ketiga mengemukakan bahwa banni abasiyyah menang karena dibantu oleh beberapa suku yang ada. Teori yang keempat adalah teori tentang ekonomi.


Tugas Akhir Metodologi Studi Islam

Nama : An Nisaa’ NIM : 175231056 Kelas : Perbankan Syariah 2B IAIN SURAKARTA Refleksi Saya sebagai Mahasiswa Islam terhadap Warun...